Wednesday, March 2, 2011

Malam ini sangat menyucikan

Dengan namaMu ya Allah... kuatkanlah kami di jalanMu...


Hari ni rasa tersentuh dengan penutup usrah oleh Kak Ji. Belajar dari sirah Rasulullah yang berlaku selepas perang Hunain, pasca Fathu Makkah.


Semasa perang ini, ramai orang2 Makkah yang baru memeluk islam menyertai perang tersebut. Mereka yang baru masuk islam, pastilah tahap keimanan mereka belum mantap dan pemahaman tentang islam masih baru2.


Dipendekkan cerita, Muslim memenangi perang tersebut melawan orang kafir. Semasa pembahagian harta, Rasulullah menyerahkan ghanimah pada golongan Makkah. Bila Rasulullah buat macam tu, macam2 cakap belakang oleh orang2 Ansar. "Rasulullah sudah kembali kepada kaumnya." dan macam2 lagi.


Kata2 orang Ansar sampai pada telinga Rasulullah. Lalu Rasulullah minta orang2 Ansar dikumpulkan.
"Wahai orang2 Ansar, aku telah mendengar kata2 kalian dan kalian tidak berpuas hati denganku. Bukankah ketika kalian masih dalam keadaan sesat dan Allah memberi hidayah pada kalian dengan perantaraanku? Bukankah ketika kalian menderita kemudian Allah mencukupkan kalian dengan perantaraanku? Bukankah ketika kalian saling bermusuhan kemudian kalian dipersatukan hati kalian dengan perantaraanku?"
Mereka menjawab, "Benar, Allah dan RasulNya lebih banyak kurnianya. Kemudian Rasulullah bertanya, "Wahai kaum Ansar, mengapa kalian tidak menjawab kata2ku?". "Bagaimana kami perlu jawab ya Rasulullah? Semuanya adalah kurnia Allah dan RasulNya", mereka bertanya.


Rasulullah melanjutkan,
"Demi Allah, jika kalian mahu, tentu kalian dapat menjawab seperti ini: 'Engkau datang kepada kami dalam keadaan kau didustakan, kemudian membenarkanmu. Engkau datang sebagai orang yang dihina, kemudian kami membelamu. Engkau datang sebagai orang yang diusir, kemudian kami melindungimu. Engkau datang sebagai orang yang menderita, kemudian kami menyantunimu.' Wahai kaum Ansar, apakah kamu merasa jengkel kerana tidak menerima sejemput sampah keduniaan yang tak ada ertinya? Padahal dengan sampah itu, aku hendak menjinakkan suatu kaum yang baru saja masuk islam, sedangkan kalian memiliki keislaman yang tak perlu diragukan. Wahai kaum Ansar, adakah kalian merasa marah melihat orang lain pulang membawa kambing dan unta, sedangkan kalian membawa pulang Rasulullah? Demi Allah, apa yang kalian bawa pulang itu lebih baik daripada apa yang mereka bawa. Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, kalau bukan kerana hijrah, pasti aku menjadi salah seorang dari Ansar. Jika orang lain berjalan di lereng gunung, dan kaum Ansar berjalan di lereng gunung yang lain, pasti aku turut berjalan di lereng gunung yang ditempuh kaum Ansar. Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu pada kaun ansar, pada anak kaum Ansar, dan cucu2 kaum Ansar."
Mendengar ucapan tersebut, kaum Ansar menangis. 
dan begitu juga kami.


Kita pasti terfikir kenapa kawan2 kita yang lain berseronok2 berbual kosong, tengok movie, pergi jalan2. Tapi kita, Allah letak untuk buat dakwah. Sibuk buat program, datang usrah, dengar talk, berbicara perkara2 agama, berbicara tentang dakwah, kena mujahadah selalu. Kenapa bahagian dunia yang menyeronokkan yang kawan2 kita lain dapat kita tak dapat. Malah perlu bersusah2 dan spend masa. Kenapa?


Berfikirlah seperti sahabat2 Ansar. Cukuplah Allah dan Rasul berbanding sejemput sampah dunia. Cukuplah segala yang kita lakukan dan dapat adalah untuk Allah dan Rasul. Cukuplah hanya Allah dan Rasul sebagai sebab untuk meneruskan hidup.


Malam ni sangat menyucikan dan basah dengan kisahmu ya Rasulullah...


Wallahu a'lam.

No comments: